Event Yang akan Datang
Mudikalendar
DUP
DUP (Dari, Untuk, Pesan) adalah 1 kolom untuk mudikans sekalian mengirim pesan2 tertentu, untuk orang2 tertentu di Mudika. Bisa pesan lucu, pesan penting (atawa gak penting tentunya), pokoknya pesan apa aja deh.
Bagi kalian yang ingin mengirimkan DUP untuk dicantumkan di Mudikalink edisi berikutnya, silahkan klik disini untuk mengisi form untuk dikirimkan kepada mudika...
Bagi kalian yang ingin mengirimkan DUP untuk dicantumkan di Mudikalink edisi berikutnya, silahkan klik disini untuk mengisi form untuk dikirimkan kepada mudika...
| Renungan - 17 Mei 2009 |
|
Masih Adakah Tempat di Hatimu untuk Mengasihi? Bacaan Injil: Lukas 16:19-31 19 "Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. 20 Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, 21 dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. 22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. 23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. 24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. 25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. 26 Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang. 27 Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku, 28 sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini. 29 Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu. 30 Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat. 31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati." Renungan Kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan... (1Tim 6: 11). Itulah pesan Santo Paulus kepada Timotius yang sungguh menarik tapi menantang. Sambil merenungkan kata-kata di atas timbullah beberapa pertanyaan dalam benakku. Mengapa Paulus meninggalkan pesan seperti itu kepada Timotius? Apakah Paulus hanya mau mengingatkan Timotius untuk menjaga imannya atau perbuatan apakah yang telah Timotius lakukan? Nasihat Paulus kepada Timotius merupakan suatu perhatian yang penuh dengan perasaan dan emosi yang mendalam. Paulus tidak mau supaya sahabatnya, Timotius, terjebak oleh hasrat dan keinginan duniawi. Sebagai seorang sahabat dalam Kristus, Paulus mengajak Timotius untuk memelihara nilai-nilai hakiki yang bisa membimbingnya untuk hidup dalam dan seperti Kristus. Mengejar keadilan, ibadah, kesetiaan, kesabaran dan kelembutan pada dasarnya memiliki unsur perjuangan menuju kehabagiaan dan kekudusan dalam hidup serta keharmonisan dan kepedulian dalam hidup bermasyarakat. Namun demikian terkadang dalam hidup keseharian kita, kita sering berhadapan dengan situasi di mana kepribadian kita dicoba dan hati nurani kita diuji. Pertanyaanya: Adakah tempat di hati kita untuk orang-orang miskin seperti Lazarus yang dilukiskan dalam Injil Lukas 16: 19-31? Adakah kesabaran dalam mendengarkan keluh kesah sesama kita? Di tengah kebisingan hidup, adakah sedetik mungkin untuk merenungkan Kasih Tuhan lewat doa? Semua pertanyaan ini sering menghantui kita tatkala kita berada dalam persimpangan kehidupan yang tidak menentu. Keputusan kita lalu dipengaruhi oleh kebutuhan jasmani yang mana terkadang kita tidak menyadarinya. Kita memilih untuk congkak hati. Kita memilih untuk tidak melihat kenyataan yang sebenarnya. Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan bagi kita untuk memilih jalur kasih. Tuhan selalu menyertai kita kemanapun kita pergi dan di manapun kita berada. Tidak ada kata terlambat bagi Tuhan. KasihNya selalu terbuka bagi kita. Yang terpenting adalah bahwa kita memiliki hasrat dan keinginan untuk kembali kepada cintaNya disaat kita menyadari bahwa drama kehidupan yang telah kita lakonkan, serupa dengan sikap orang kaya yang dikisahkan dalam Injil Lukas di atas. Akhirnya ajakan Santo Paulus terhadap Timotius untuk memprioritaskan kehendak Tuhan adalah ajakan bagi kita semua untuk hidup di dalam Cinta Tuhan dalam bentuk memperjuangkan keadilan, membangun kehidupan rohani, menjaga kesetiaan dalam persahabatan dengan Tuhan dan sesama, meningkatkan rasa kesabaran serta mecairkan kebekuan hati kita dalam sikap kelembutan terhadap orang ysng membutuhkan. Tujuan dari semuanya ini adalah untuk menghindari sikap acuh tak acuh. Dengan kemikian kita bisa mengatakan: I am experiencing living in heaven before I reach it. Seperti kata St. Therese dari Lisieux: I want to spend my heaven doing good on earth... Amin Frt. Tony Email: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya |
Shout Box
Latest Message: 3 weeks, 2 days ago
- PublicRelati : dear guest_8253, dalam gereja Katolik, kita mengakui adanya Trinitas atau Tritunggal Maha Kudus, yang terdiri atas Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Oleh karena Yesus adalah Allah Putra, Ia jg adalah Tuhan kita, namun Ia pun adalah anak dari Allah Bapa. Utk tau jawabannya lebih lanjut, silahkan datang ke PIKAT setiap hari Selasa malam. Terima kasih
- guest_8253 : Yesus tuh Tuhan apa anak Tuhan sih?? sy kq masih bingung... makasih
- guest_8253 : mau nanya niy bwt nambah pengetahuan saya..Yesus itu tuhan bukan sih? selama ini kq sy msih bingung.. sering denger org bilang Tuhan Yesus, tp kq kadang denger juga ada yg bilang Yesus itu anak Tuhan.. makasih
- guest_5858 : ad yang punya jadwal misa natal indonesia ga ya? :)
- guest_6357 : mantap
- VERY : mery christmas for all......
- VERY : SALUT...... terus berbagi kasih kepada semua orang.. GBU....
- mahasiswa ST : jadikan semangat natal menjadi terang di dunia yang carut-marut ini terutama di indonesia
- guest_7829 : Dengan hari natal kita belajar merasakan penderitaan orang lain dan mencoba menyembuhkannya.
- Nick : hi! great website!
- guest_114 : halo mudikans,yihaaa..hhahaa
- Evan- : Kalo kita sih prinsipnya yang merasa muda aja :)
- guest_1107 : apa kalo dibawah 17 tahun atau mungkin dah diatas 30 tahun bisa dibilang bukan mudika lagi
- guest_1107 : batesan umur mudika berapa sih kalo boleh tau?
- w_z : Alo man, dateng aja pas Mudika ada acara, gua dulu juga gitu, hehehe
- guest_9187 : hi, mau tanya gmn caranya ikutan gabung jadi mudika melbourne? harus daftar dmn?
- guest_6658 : wah bagus sekali dg adanya group mudika ini kta bsa berkenalan dengan anggota2 mudika di seluruh penjuru.......
- AP : kocak tuh poling TERROR hahaha
- Ais : Van foto2 2010 di upload donk beberapa, uda tuir tuh poto2nya...
- Public Relat : @Ivan Halim, betul sekali, tanggal 15 besok adalah minggu ketiga. Misa ada di St Francis Church pukul 14.45 sore. Sampai jumpa di sana.