Event Yang akan Datang

Mudikalendar

<<  Februari 2012  >>
 S  S  R  K  J  S  M 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
272829    

DUP

DUP (Dari, Untuk, Pesan) adalah 1 kolom untuk mudikans sekalian mengirim pesan2 tertentu, untuk orang2 tertentu di Mudika. Bisa pesan lucu, pesan penting (atawa gak penting tentunya), pokoknya pesan apa aja deh.
Bagi kalian yang ingin mengirimkan DUP untuk dicantumkan di Mudikalink edisi berikutnya, silahkan klik disini untuk mengisi form untuk dikirimkan kepada mudika...
Renungan - 10 Mei 2009

Derita Seorang Ibu (Renungan di Kaki Salib)
on Mother’s Day - 10 May

“Dekat Salib Yesus, berdirilah Maria ibuNya.”(Yoh 19; 25.) Sebagaimana Yesus, Maria sudah amat akrab dengan penderitaan. Bayangkan! Betapa besar penderitaan yang harus dipikul oleh Maria ketika ia harus membaringkan si kecil Yesus, yang menurut kata Malekat merupakan anak Allah, ketika didapati tak ada tempat yang kosong baginya di Betlehem? Betapa hati Maria seharusnya sakit dan pedih ketika ia tahu bahwa Herodes beritikat buruk untuk membunuh bayi yang masih kecil itu? Dan betapa Maria harus menanggung sengsara ketika ia terpaksa harus melarikan diri ke tanah asing, ke Mesir agar bayi mungil Yesus terhindar dari pedang Herodes? Sebagaimana layaknya seorang ibu yang menghendaki agar anaknya diterima di kalangan masyarakat, betapa Maria harus menahan pedih ketika melihat Yesus ditolak dan dibenci dan akhirnya diborgol oleh orang-orangnya sendiri. Kini tak ada kata yang tepat untuk melukiskan kepedihan bathin Maria ketika ia berdiri di bawah kaki salib ini.


Masih ingatkah anda sekitar tiga puluh tahun silam saat Simeon bernubuat bahwa sang bayi yang dipersembahkan oleh Maria di Kenisah itu akan menjadi seumpama sebilah pedang tajam yang akan menembusi hati Maria? Josef dan Maria membawa bayi Yesus ke Kenisah untuk dipersembahkan kepada Allah. (Luk 2:22). Di sana mereka bertemu Simeon yang telah lama menantikan kehadiran seorang penebus. (Luk 2:25). Dipenuhi oleh Roh Kudus sambil menggendong sang bayi di atas kedua belah tangannya, Simeon menyanyikan lagu pujian kepada Allah. Setelah itu ia berbalik kepada Maria dan berkata;

“Anak ini akan menjadi alat yang menjatuhkan dan mebangkitkan banyak orang Israel, serta menjadi tanda yang membawa pertentangan yang membuka pikiran setiap orang. Dan sebilah pedang akan menembusi bathinmu.” (Luk 2:34-35)

Kata-kata yang kedengarannya aneh, khususnya pada kalimat terakhir “Dan sebilah pedang akan menembusi bathinmu.”Tak ada yang mengatakan kepada kita bahwa Maria mengingat kata-kata ini ketika ia berdiri di bawah kaki salib Yesus, pedih dan sakit hati menyaksikan anaknya yang tergantung telanjang di atas salib. Namun kita tahu satu hal, yakni bahwa kata-kata ramalan Simeon kini menjadi kenyataan buat Maria; sebilah pedang kini sedang menembusi jiwanya ketika ia berdiri di kaki salib ini menyaksikan peristiwa penyaliban anak tunggalnya.

Kita tak mengenal banyak tentang Maria kecuali peristiwa-peristiwa menjelang dan saat kelahiran di Betlehem. Ia berdiri di latar belakang. Namun kini, di saat Yesus mengalami penderitaan yang maha hebat ini, Ia berdiri mendekap hatinya yang terluka di kaki salib. Sebilah pedang sedang menyayati hatinya.

Bila anda adalah orang tua terutama yang pernah kehilangan anak yang amat dicintai, pasti anda bisa memahami situasi kepedihan yang dialami Maria. Bayangkan bahwa ia yang kini berada di atas salib adalah anakmu sendiri. Andalah orang pertama yang memberikan ciuman mesrah di keningnya yang kini dilingkari duri tajam ketika ia dilahirkan. Andalah orang pertama yang memegang tangannya dan menuntunnya berjalan, tangan yang kini ditembusi paku tajam. Oh.... masih adakah penderitaan yang lebih besar dari pada kepedihan seorang ibu yang menyaksikan anaknya mati secara demikian???

“Dekat salib Yesus berdiri Maria ibunya.” (Yoh 19; 25.) Orang- orang banyak memberikan olokan kepada Yesus. Penjahat yang disalibkan bersamanyapun menghujat Dia. Para imam dan para serdadu berpesta ria membagi hasil jarahan dari tubuh Yesus dengan cara membuang undi. Sementara itu pada saat yang sama Yesus mengucurkan darah dan bergulat menghadapi sakrat maut. Saat itu, ibunya melihat semua yang terjadi dengan matanya yang telanjang. Sungguh sebilah pedang kini menembusi bathinnya.

Yesus mengucurkan darah dan menghadapi sakrat maut. Pada saat yang sama Ia melihat sang ibu, ia memikirkan ibunya. Ia tahu betapa ibunya menanggung penderitaan yang sekian dalam bersama dan karena diriNya. Karena itu Ia memberikan sebuah kata hiburan bagi sang ibu yang lagi bersedih:

“Yesus berkata kepada IbuNya; “Ibu; Ini anakmu, dan kepada muridNya: “Ini ibumu.” (Yoh 19:26-27) Yesus memahami kepedihan Maria. Yesus memahami penderitaan Maria sebagai orangtua dan sebagi seorang ibu. Karena itu pada saat menghadapi kegetiran hidup yang paling getir, Ia berbicara kepada ibunya, Ia memberikan kata-kata penghiburan kepada ibunya. Sungguh..... bahkan dari atas salib penderitaan yang paling hina, Yesus masih mampu menunjukan cinta dan perhatian yang mendalam kepada orang-orang di sekitarnya.
Adakah aku juga rela memperhatikan sama saudaraku di sekitarku? Sudahkah aku juga mengingat dan selalu berdoa untuk ibuku?
Di pekan hari ibu ini, marilah kita merenung sejenak, bersyukur kepada Tuhan atas cinta kasih yang telah ibu kita berikan kepada kita. Bersyukur atas hidup ini, atas cinta Tuhan, cinta sahabat-sahabat kita, cinta orang tua kita, cinta pasangan hidup kita, dan atas segalanya yang telah membuat hidup kita berarti. Amin.

 

Di Doa Ibuku
By. Petter B Bilham, Fanny J.Crosby


Di waktuku masih kecil
Gembira dan senang
Tiada duka kukenal
Tak kunjung mengenang

Di sore hari nan sepi
Ibuku bertelut
Sujud berdoa ku dengar
Namaku disebut

Reff:    
Di doa ibuku namaku disebut
Di doa ibu kudengar ada namaku disebut

Seringlah ini kukenang
Di masa yang berat
Di kala hidup mendesak
Dan nyaris ku sesat

Melintas gambar ibuku        
Sewaktu bertelut
Kembali sayup ku dengar
Namaku disebut

Reff:    
Di doa ibuku namaku disebut
Di doa ibu kudengar ada namaku disebut

Jalan sendiri ku tempuh
Tak ingin mendengar
Teguran Tuhan yang lembut
Supaya kusadar

Melintas gambar ibuku        
Sewaktu bertelut
Kembali sayup ku dengar
Namaku disebut

Reff:    
Di doa ibuku namaku disebut
Di doa ibu kudengar ada namaku disebut

 

Projek Sahabat

projek-saha...
Image Detail

Shout Box

Latest Message: 3 weeks, 2 days ago
  • PublicRelati : dear guest_8253, dalam gereja Katolik, kita mengakui adanya Trinitas atau Tritunggal Maha Kudus, yang terdiri atas Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Oleh karena Yesus adalah Allah Putra, Ia jg adalah Tuhan kita, namun Ia pun adalah anak dari Allah Bapa. Utk tau jawabannya lebih lanjut, silahkan datang ke PIKAT setiap hari Selasa malam. Terima kasih
  • guest_8253 : Yesus tuh Tuhan apa anak Tuhan sih?? sy kq masih bingung... makasih
  • guest_8253 : mau nanya niy bwt nambah pengetahuan saya..Yesus itu tuhan bukan sih? selama ini kq sy msih bingung.. sering denger org bilang Tuhan Yesus, tp kq kadang denger juga ada yg bilang Yesus itu anak Tuhan.. makasih
  • guest_5858 : ad yang punya jadwal misa natal indonesia ga ya? :)
  • guest_6357 : mantap
  • VERY : mery christmas for all......
  • VERY : SALUT...... terus berbagi kasih kepada semua orang.. GBU....
  • mahasiswa ST : jadikan semangat natal menjadi terang di dunia yang carut-marut ini terutama di indonesia
  • guest_7829 : Dengan hari natal kita belajar merasakan penderitaan orang lain dan mencoba menyembuhkannya.
  • Nick : hi! great website!
  • guest_114 : halo mudikans,yihaaa..hhahaa
  • Evan- : Kalo kita sih prinsipnya yang merasa muda aja :)
  • guest_1107 : apa kalo dibawah 17 tahun atau mungkin dah diatas 30 tahun bisa dibilang bukan mudika lagi
  • guest_1107 : batesan umur mudika berapa sih kalo boleh tau?
  • w_z : Alo man, dateng aja pas Mudika ada acara, gua dulu juga gitu, hehehe
  • guest_9187 : hi, mau tanya gmn caranya ikutan gabung jadi mudika melbourne? harus daftar dmn?
  • guest_6658 : wah bagus sekali dg adanya group mudika ini kta bsa berkenalan dengan anggota2 mudika di seluruh penjuru.......
  • AP : kocak tuh poling TERROR hahaha
  • Ais : Van foto2 2010 di upload donk beberapa, uda tuir tuh poto2nya...
  • Public Relat : @Ivan Halim, betul sekali, tanggal 15 besok adalah minggu ketiga. Misa ada di St Francis Church pukul 14.45 sore. Sampai jumpa di sana.
Arsip


Copyright 2012 Mudika Melbourne - Love Mudika Coz' Mudika Loves You....