Event Yang akan Datang
Mudikalendar
DUP
Bagi kalian yang ingin mengirimkan DUP untuk dicantumkan di Mudikalink edisi berikutnya, silahkan klik disini untuk mengisi form untuk dikirimkan kepada mudika...
| Cinta adalah.... - Mudika Retreat 2009 |
|
Setiap selesai dari sebuah session, selalu ada beberapa inti yang kita dapatkan. Cinta menurut katolik itu ada “Eros”, “Philia”, dan “Agape”. Ada juga session yang menjelaskan bahwa pemenuhan cinta harus mencakup tiga buah unsur yaitu “Intimacy”, “Commitment” and “Passion”. Menurut Paulus inti dari cinta adalah kasih, sedangkan session lain ada yang menyebutkan bahwa memilih pasangan ideal harus berdasarkan kebutuhan primer. Sejenak bila dipikirkan kita pasti akan merasa makin bingung dan rancu, seakan-akan cinta sempurna hanya nampak di kisah-kisah roman. Begitu kontrasnya pandangan cinta dengan realita yang ada di dunia. Bahkan pada session tanya jawab pun banyak dari peserta yang bertanya tentang kerancuan ini. Terlihat sekali bahwa banyak dari kita pernah mengalami cinta yang tidak berselaras dengan kenyataan di dunia ini. Bila kita mengingat dan mencoba menggabungkan apa yang sudah dibicarakan ternyata memang benar ada satu garis merah yang ingin disampaikan. Kita sebagai umat katolik diajarkan tentang kasih. Kasih itu sungguh luas dan beraneka ragam. Dengan adanya kasih kita bisa mencintai seseorang. Cinta itu bentuknya banyak, ada yang kepada manusia dan kepada Tuhan. Cinta kepada manusia pun banyak macamnya, ada yang kepada pasangan ataupun sesama. Semua cinta ini memang berinti dari kasih. Cinta kepada sesama itu bukan berarti kita boleh selingkuh. Cinta kepada sesama itu lebih menekankan kepada unsur melayani sesama. Cinta kepada pasangan adalah cinta yang melibatkan intensi untuk menjadikan seseorang itu sebagai pasangan hidup kita. Cinta tidak pernah berakhir, cinta hanya akan berubah bentuk dari yang satu ke yang lain. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana memulai dan menjalaninya. Setelah mengikuti beberapa session di retret, saya berfikir sejenak dan mencoba menggabungkan apa artinya cinta, bagaimana cinta itu tercipta, berkembang, dan bagaimana menjaganya. Dalam konteks sesama manusia, saya bisa menyimpulkan kalau cinta itu tercipta lewat “DEG!”, suatu jenis perasaan yang biasa diistilahkan dengan “dari mata turun ke hati”. Bagaimana kita tahu inilah cinta yang kita cari? Dari beberapa session yang didapatkan saya berkesimpulan bahwa cinta yang baik adalah cinta yang berlandaskan kasih. Ini berarti cinta tidak yang hanya sebatas nafsu atau kemauan saja. Dalam kehidupan nyata, cinta yang berlandaskan kasih ini harus didukung dengan beberapa hal duniawi, dimana salah satu diantaranya adalah pemenuhan kebutuhan primer. Cinta terkadang padam dan bersemi sepanjang hidup kita, dengan adanya pemenuhan kebutuhan primer, kita sebagai manusia bisa lebih mudah untuk bersabar menghadapi rintangan-rintangan yang ada. Cinta yang dimiliki oleh kita sebagai muda-mudi memang sejak jaman Paulus sudah terkenal sebagai cinta yang paling berapi-api. Oleh karena itu gereja selalu mengingatkan kita muda-mudi katolik untuk menjaga kesucian cinta dan badan yang memiliki cinta itu. Kesucian badan disini berhubungan dengan meredam “eros” atau napsu. Adapula yang bertanya tentang hal ini, dan romo mengatakan bahwa orang yang tidak suci tidak akan ditinggalkan, berhentilah berbuat demikian dan kembalilah ke jalan yang benar. Adapula pertanyaan tentang perkawinan dan orang tua. Setelah mendengar jawaban romo, saya akhirnya menemukan jalan keluarnya. Kita sebagai umat katolik bebas menentukan pilihan pasangan hidup, asalkan memang benar didasarkan oleh kasih. Orang tua memang tidak mempunyai hak untuk menentukan pasangan hidup. Namun setelah saya mendengar cerita dari seorang frater dan mengingat salah satu dari 10 Perintah Allah yang berbunyi “hormatilah ayah dan ibumu”, saya terhenti sejenak dan bertanya “Apakah dari sekian banyak manusia di dunia ini, tak satupun yang saya cintai dan tidak menyakiti orang tua saya?”. Saya cukup yakin bahwa pertanyaan ini akan terjawab dengan sendirinya oleh Cinta. “Love works in a mysterious way but beautiful, just like its creator.” Samy Sugiana |
Shout Box
- PublicRelati : dear guest_8253, dalam gereja Katolik, kita mengakui adanya Trinitas atau Tritunggal Maha Kudus, yang terdiri atas Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Oleh karena Yesus adalah Allah Putra, Ia jg adalah Tuhan kita, namun Ia pun adalah anak dari Allah Bapa. Utk tau jawabannya lebih lanjut, silahkan datang ke PIKAT setiap hari Selasa malam. Terima kasih
- guest_8253 : Yesus tuh Tuhan apa anak Tuhan sih?? sy kq masih bingung... makasih
- guest_8253 : mau nanya niy bwt nambah pengetahuan saya..Yesus itu tuhan bukan sih? selama ini kq sy msih bingung.. sering denger org bilang Tuhan Yesus, tp kq kadang denger juga ada yg bilang Yesus itu anak Tuhan.. makasih
- guest_5858 : ad yang punya jadwal misa natal indonesia ga ya? :)
- guest_6357 : mantap
- VERY : mery christmas for all......
- VERY : SALUT...... terus berbagi kasih kepada semua orang.. GBU....
- mahasiswa ST : jadikan semangat natal menjadi terang di dunia yang carut-marut ini terutama di indonesia
- guest_7829 : Dengan hari natal kita belajar merasakan penderitaan orang lain dan mencoba menyembuhkannya.
- Nick : hi! great website!
- guest_114 : halo mudikans,yihaaa..hhahaa
- Evan- : Kalo kita sih prinsipnya yang merasa muda aja :)
- guest_1107 : apa kalo dibawah 17 tahun atau mungkin dah diatas 30 tahun bisa dibilang bukan mudika lagi
- guest_1107 : batesan umur mudika berapa sih kalo boleh tau?
- w_z : Alo man, dateng aja pas Mudika ada acara, gua dulu juga gitu, hehehe
- guest_9187 : hi, mau tanya gmn caranya ikutan gabung jadi mudika melbourne? harus daftar dmn?
- guest_6658 : wah bagus sekali dg adanya group mudika ini kta bsa berkenalan dengan anggota2 mudika di seluruh penjuru.......
- AP : kocak tuh poling TERROR hahaha
- Ais : Van foto2 2010 di upload donk beberapa, uda tuir tuh poto2nya...
- Public Relat : @Ivan Halim, betul sekali, tanggal 15 besok adalah minggu ketiga. Misa ada di St Francis Church pukul 14.45 sore. Sampai jumpa di sana.
