Event Yang akan Datang
Mudikalendar
DUP
Bagi kalian yang ingin mengirimkan DUP untuk dicantumkan di Mudikalink edisi berikutnya, silahkan klik disini untuk mengisi form untuk dikirimkan kepada mudika...
| Misa KKI Box Hill 25 Juli 2010 |
|
ARTICLE OF THE MONTH : AUGUST Sekalipun sudah lewat bulannya, penghargaan kepada Raymond Angriawan atas artikelnya yang dimuat di Mudikalink edisi Agustus yang lalu, harus tetap jalan! Hehehe... Selamat menikmati ulasan Misa KKI di Box Hill bulan Juli lalu. Misa KKI Box Hill 25 Juli 2010
KEKUATAN DOA Romo Ardi dalam homilinya sangat berhasil menyampaikan pesan dari bacaan Injil hari itu yang diambil dari Lukas 11:1-13, yaitu bagaimana kita belajar berdoa dari Yesus. Doa adalah nafas hidup orang Katolik. Kalimat ini menegaskan betapa pentingnya doa itu bagi kita, sampai dikatakan seperti nafas, yang membuat manusia hidup. Kalimat ini juga mau menyatakan bahwa kita semua seharusnya bisa berdoa dan senantiasa berdoa. Bagaimana dan apa yg kita doakan? Romo Ardi bercerita bahwa pada waktu kecil anak-anak sering diajari bahwa berdoa adalah “berkomunikasi dengan Tuhan”. Definisi ini ternyata masih valid, bahkan setelah beliau banyak belajar dari buku-buku theology. Romo Ardi yang saat ini sedang menyelesaikan Master of Theological Studies di Melbourne College of Divinity ini menekankan bahwa yang dimaksud komunikasi adalah hubungan dua arah. Jadi bukan hanya saja kita berbicara dan minta sesuatu dari Tuhan, tetapi kita pun bisa mendengarkan Tuhan berbicara kepada kita pada saat kita berdoa. Yesus mengajar para murid untuk tidak berdoa seperti orang munafik, berdoa sedemikian rupa supaya dilihat orang dan untuk pujian manusia. Ia juga memperingatkan para murid untuk tidak berdoa seperti orang yang tidak mengenal Allah, yang berdoa dengan bertele-tele dan berpikir bahwa doa mereka akan didengar karena banyaknya kata-kata yang mereka ucapkan. Doa haruslah berakar kepada pengenalan yang benar akan Allah. Apa yang Yesus mau kita pelajari tentang doa ketika Ia mengajarkan “Doa Bapa Kami”, doa yang seharusnya menjadi panutan bagi doa-doa yang lain? Doa Bapa Kami dimulai dengan sapaan “Bapa”. Ini mengingatkan kepada kita bahwa Allah itu sangat dekat kita dan kita tidak perlu takut berbicara dengan Dia, karena Dia adalah Bapa kita. Alasan pokok yang membuat Allah menuntut kita datang ke hadapan-Nya dalam doa adalah supaya kita dapat lebih mengenal-Nya. Ini seperti kerinduan dari seorang ayah untuk bisa dekat dengan anak-anaknya. Kita sepatutnya menyadari bahwa Sang Pemberi lebih penting daripada pemberian-pemberian-Nya. Pemberian-pemberian tersebut diberikan kepada kita agar hubungan kita dengan Sang Pemberi menjadi lebih erat. Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada kita untuk meminta kepada Bapa apa yg menjadi kebutuhan kita. Bapa adalah Bapa yang menyediakan, bahkan lebih dari yang kita minta kepada Dia, tetapi yang sering kita minta kepada Bapa bukanlah apa yg menjadi kebutuhan kita tetapi lebih sering apa menjadi keinginan kita. Doa ini mengingatkan bahwa makanan, pengampunan dosa dan keselamatan adalah kebutuhan yg paling mendasar dalam kehidupan manusia. Jadi mari kita memperbaiki permintaan-permintaan kita kepada Bapa,bukan apa yang kita inginkan tetapi apa yg kita butuhkan.
Hal ini bisa jadi pelajaran berharga juga bagi kita sebagai orang dewasa. Banyak orang beranggapan anak-anak tidak perlu mengikuti perayaan ekaristi. Alasannya “mereka kan belom mengerti” atau “nanti takut mengganggu: lari-larian, teriak-teriak, atau nangis-nangis”. Justru Yesus memberikan apresiasi yang khusus kepada anak-anak, sekaligus menempelak orang-orang dewasa, yakni dengan mengatakan bahwa“….justru merekalah yang empunya Kerajaan Sorga…” Hal ini seolah ditekankan kembali oleh perkataan yang cukup dalam oleh Romo Waris saat penutupan misa. Beliau berkata bahwa sekolah minggu itu bukanlah tempat penitipan anak-anak dan bukanlah tugas sekolah minggu untuk mengajarkan anak-anak tentang iman Katolik. Itu adalah tugas dari orang tua. Wah bagus banget kan artikelnya Raymond dan juga khotbahnya Romo Ardi? |
Shout Box
- PublicRelati : dear guest_8253, dalam gereja Katolik, kita mengakui adanya Trinitas atau Tritunggal Maha Kudus, yang terdiri atas Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Oleh karena Yesus adalah Allah Putra, Ia jg adalah Tuhan kita, namun Ia pun adalah anak dari Allah Bapa. Utk tau jawabannya lebih lanjut, silahkan datang ke PIKAT setiap hari Selasa malam. Terima kasih
- guest_8253 : Yesus tuh Tuhan apa anak Tuhan sih?? sy kq masih bingung... makasih
- guest_8253 : mau nanya niy bwt nambah pengetahuan saya..Yesus itu tuhan bukan sih? selama ini kq sy msih bingung.. sering denger org bilang Tuhan Yesus, tp kq kadang denger juga ada yg bilang Yesus itu anak Tuhan.. makasih
- guest_5858 : ad yang punya jadwal misa natal indonesia ga ya? :)
- guest_6357 : mantap
- VERY : mery christmas for all......
- VERY : SALUT...... terus berbagi kasih kepada semua orang.. GBU....
- mahasiswa ST : jadikan semangat natal menjadi terang di dunia yang carut-marut ini terutama di indonesia
- guest_7829 : Dengan hari natal kita belajar merasakan penderitaan orang lain dan mencoba menyembuhkannya.
- Nick : hi! great website!
- guest_114 : halo mudikans,yihaaa..hhahaa
- Evan- : Kalo kita sih prinsipnya yang merasa muda aja :)
- guest_1107 : apa kalo dibawah 17 tahun atau mungkin dah diatas 30 tahun bisa dibilang bukan mudika lagi
- guest_1107 : batesan umur mudika berapa sih kalo boleh tau?
- w_z : Alo man, dateng aja pas Mudika ada acara, gua dulu juga gitu, hehehe
- guest_9187 : hi, mau tanya gmn caranya ikutan gabung jadi mudika melbourne? harus daftar dmn?
- guest_6658 : wah bagus sekali dg adanya group mudika ini kta bsa berkenalan dengan anggota2 mudika di seluruh penjuru.......
- AP : kocak tuh poling TERROR hahaha
- Ais : Van foto2 2010 di upload donk beberapa, uda tuir tuh poto2nya...
- Public Relat : @Ivan Halim, betul sekali, tanggal 15 besok adalah minggu ketiga. Misa ada di St Francis Church pukul 14.45 sore. Sampai jumpa di sana.

